Sampai di Medan

Sampai di Medan
Lebaran ke Medan (di Polonia Medan)

Selasa, 04 Oktober 2011

Diagnosa aritmatika

Dengan bahasa awam, Aritmatika adalah kemampuan numerik seseorang siswa untuk memanipulasi atau mengoperasikan numerik sehingga mendapatkan hasil akhir dari sebuah hitungan matematika sederhana.

Aritmatika atau kemampuan numerik menjadi tulang punggung atau pendukung utama dalam pembelajaran matematika terutama untuk tingkat menengah dan atas.

Kalau kita sebagai siswa sering kali kita lebih fokus atau lebih memperhatikan rumus atau aturan-aturan yang ada dalam matematika, namun kita lupa akan kemampuan numerik kita, sehingga yang terjadi adalah rumus hafal, namun tidak mampu berbuat apa-apa, karena tidak mampu menghitung.

Kalau kita sebagai orang tua, sering kali  kita melihatnya dari sisi yang malah lebih salah. Seringkali kita latah, dengan mengikutkan anak kita yang agak bermasalah dengan matematika kursus atau les dengan guru atau pengajar yang terbiasa menangani anak-anak yang sudah pintar pada dasarnya. Kita ingin solusi yang cepat yang serba instan. Kita jarang sekali memikirkan di mana sebenarnya letak permasalahannya sehingga anak kita mampu mengikuti palajaran matematika dengan kecepatan yang sama dengan teman sekelas dan gurunya.

Kita sebagai guru (pengajar). Jarang sekali guru atau pengajar yang mengamati atau mensyaratkan kemampuan aritmatika apa yang harus dimiliki atau dikuasai seorang siswa untuk dapat mengikuti pelajaran matematika pada suatu bab atau suatu kompetensi dasar. Sehingga dipermukaan seolah-olah tidak ada masalah, namun sebenarnya terdapat masalah yang sangat mendasar pada proses pembelajaran tersebut.

Untuk menjawab permasalahan di atas, perlu kiranya ada suatu program atau semacam serangkaian test yang ditujukan untuk mengetahui apakah seseorang siswa mengalami masalah dalam Aritmatika atau numerik di sekolah atau di sekolah yang akan ditujunya, baik secara keseluruhan maupun secara parsial.
 
Diagnosa aritmatika dimaksudkan untuk mengetahui apakah kita, anak kita atau siswa kita memiliki kemampuan aritmatika yang dibutuhkan untuk level pendidikkan yang sedang dijalaninya atau yang akan dijalaninya. Dengan demikian, kita selaku orang tua, pendidik dan siswa mengetahui pada bagian mana kita masih harus berlatih, pada bagian mana yang harus diperbaiki, tepatnya pada bagian mana yang harus di terapi.

Dengan adanya diagnosa Aritmatika ini diharapkan tidak terjadi mal praktek didalam pengajaran matematika yang menyebabkan semakin parahnya penyakit siswa atau anak kita di dalam mempelajari matematika yang merupakan ratu dari seluruh pelajaran yang ada sampai level SMA/SMK/MA dan SMP/MTs.

Kita sama-sama berharap dari sini ke depan, masyarakat indonesia siswa/i kita tidak lagi menganggap matematika itu merupakan pelajaran yang paling sulit. Dengan demikian kita dapat optimis kalau penguasaan science akan lebih berkembang pesat di negara kita tercinta ini.

Bimbingan Belajar XYZ Oktober 2011
Abdul Rahim Silalahi
0812.203.6315

Yang membuatku sabar pada saat jatuh

Yang membuatku sabar pada saat jatuh
Sabar dan Tawakal adalah obat dari segalanya